Selasa, 03 September 2013

wirapunyaskripsi



BAB IV
HASIL PENELITIAN

A.      Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1.         Sejarah Singkat
Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras terletak di Jl. Bedeng-Jambu Kampung Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Merupakan sebuah lembaga pendidikan formal yang didirikan atas prakarsa seorang tokoh masyarakat di kampung Citeras yakni adalah M. Mukri bersama tokoh-tokoh masyarakat Desa Leuwibatu. Beliau mendirikan madrasah tersebut dengan tujuan menyebarkan syi’ar Islam dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dalam penguasaan ilmu pengetahuan agama dan teknologi yang didasari atas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pada tahun 1967 didirikanlah Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras diatas sebidang tanah wakaf seluas 368 m2 dengan Surat Izin Mendirikan Madrasah Ibtidaiyah/Izin Operasional/Piagam (sementara) Pengakuan Wajib Belajar Nomor : 059 Sek/H.8/72 Tanggal 02 April 1957
Kemudian pada tahun 1991 Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan Piagam Madrasah Ibtidaiyah Nomor : W.i/PP.004/1894/1991 Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Departemen Agama Provinsi Jawa Barat Nomor : W.i/HK.008/392/1991 tanggal 01 Mei 1991, Nomor Register : 01/05/224
Pada tahun 1998 Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan Piagam Jenjang Akreditasi “DIAKUI” Madrasah Ibtidaiyah Swasta Berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Bogor Nomor : MI.10/1/PP.03.2/84/98 tanggal 07 November 1998
Kemudian pada tahun 2006 Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan kesempatan untuk mengikuti akreditasi sekolah/madrasah yang diadakan oleh badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan Departemen Agama Kabupaten Bogor Cq. Kasi Mapenda selaku Unit Pelaksana Akreditas (UPA),hal ini dilaksanakan untuk mendapatkan legalitas kelembagaan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, dan hasilnya bernilai C dengan nomor akreditas C/Kw.10.4/4/MI./03/363/2006 pada tanggal 30 Oktober 2006
2.         Komponen Sekolah
a.    Visi dan Misi Madrasah
1)   Visi
Terwujudnya manusia yang taat beribadah kepada Allah S.W.T, rukun, ceroah dan berakhlaqul karimah.
2)   Misi
a)   Meningkatkan kualitas beribadah kepada Allah S.W.T.
b)   Meningkatkan kualitas kerukunan beribadah kepada Allah S.W.T.
c)   Meningkapkan kualitas pendidikan Agama dan keagamaan di
          Madrasah.
d)  Meningkatkan kualitas dalam berakhlakul karimah.
e)   Mewujudkan tata kelola kepeminpinan di Madrasah yang bersih
          dan berwibawa.

b.   Profil Madrasah

Tabel 1
Profil Madrasah

Nama Madarasah
MIS. Mathla’ul Anwar
Nomor Statistik Madrasah
111.2.32.01.0299
Akreditasi Madrasah
C/Kw.10.4/4/MI./03/363/2006
NPWP
02.486.540.4-434.009
Nama Kepala
MOH. LOMRI, S.Pd.I
Nomor Telp. HP
0856 8100 871
Nama Yayasan
Perguruan Mathla’ul Anwar
Alamat Yayasan
Jalan Pemuda Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor
Telp. Yayasan
(0251) 627876
No. Akte Pendirian Yayasan
C-1934.HT.01.02 TH. 2005
Kepemilikan Tanah
Yayasan
Luas Bangunan          
204 m2
Alamat
Kp. Citeras RT.01/06 Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor


c.    Susunan Kepengurusan MIS. Mathla’ul Anwar Citeras
Susunan Kepengurusan MIS. Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :
Ketua Yayasan                             :           Drs. KH. Moch. Sarnata
Penasehat Madrasah                    :           H. Adis Sudrajat
Pembina Madrasah                       :           Waspendais Kecamatan Rumpin
Komite Madrasah                                    :           M. Musa
Kepala Madrasah                         :           Moh. Lomri, S.Pd.I
Bendahara Madrasah                   :           Anita
PKM Kurikulum                          :           Erwin Sudrajat
PKM Kesiswaan                          :           Dede Ubaidillah
PKM Sarana Prasarana                :           Abdul Latif
PKM Humas                                :           Nahyadi
Dewan Guru

d.   Kurikulum Madrasah
Kurikiulum yang digunakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Berkarakter Tahun 2011 yang dimodifikasi dengan Kurikulum Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren) seperti muatan local kitab kuning dan lain-lain.

e.    Keadaan Personalia Madrasah
Personalia Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagi berikut :

Tabel 2
Keadaan Personalia Madrasah

Nama Guru
Pendidikan
Tugas Mengajar
Moh. Lomri, S.Pd.I
S.1
Akidah Akhlak III-VI
Abdul Latif
SLTA
Guru Kelas V
Anita
SLTA
Guru Kelas II
Dede Ubaidillah
SLTA
Guru Kelas VI
Erwin Sudrajat
SLTA
Guru Kelas III
Maryani
SLTA
Guru Kelas I
Nahyadi
SLTA
Guru Kelas IV


f.     Keadaan Siswa Madrasah
Keadaan siswa Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :

Tabel 3
Keadaan Siswa Madrasah

Kelas
Jenis Kelamin
Jumlah
L
P
I
17
11
28
II
28
23
51
III
6
14
20
IV
7
8
15
V
11
8
19
VI
4
4
8
Jumlah
73
68
141

B.       Proses Pengolahan Data
Pada bab IV yang merupakan inti dari skripsi ini diuraikan tentang pengaruh pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa . untuk menguraikannya penulis berusaha menyimpulkan data dengan cara :
1.         Wawancara / Interview
Teknik wawancara / Interview yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan mengadakan komunikasi langsung dengan objek yang akan diteliti, dalam hal ini adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013.
2.         Observasi
Observasi yang dilakukan peneliti adalah dengan cara mengamati dan mengmpulkan serta mencatat data secara sistematis terhadap gejala-gejala yang ada pada objek penelitian. Adapun yang menjadi sasaran observasi ini adalah sekolah MIS. Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.
3.         Pemberian Angket
Angket yang diberikan berupa sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh objek yang diteliti. Pertanyaan ini ditujukan kepada siswa, dengan masalah pokok meliputi tentang pendidikan karakter dan factor yang dapat mempengaruhinya terhadap sikap belajar siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam angket penulis menyajikan bentuk pertanyaan yang didalamnya  sudah disediakan jawaban untuk dipilih atau disediakan tempat untuk menjawab pertanyaan. Angket yang digunakan adalah sejenis angket tertutup karena dipandang dari cara menjawabnya, sehingga responden hanya tinggal memilih jawabannya (angket terlampir). Dengan cara ini harapannya adalah akan diperoleh data yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan.
Selanjutnya penulis menentukan skor angket. Karena angket merupakan data kualitatif yang harus menjadi data kuantitatif, dalam hal ini penulis menggunakan skor penilaian skala sikap sebagai berikut :
a.       Sangat setuju                  =  5
b.      Setuju                              =  4
c.       Kurang setuju                 =  3                 
d.      Tidak setuju                    =  2
e.       Sangat tidak setuju         =  1
C.      Pelaksanaan Pengolahan Data
Setelah data yang diperoleh terkumpul, kemudian penulis menganalisa data-data tersebut. Adapun pengolahan data atau analisa data, penulis membaginya menjadi dua bagian, yaitu :
1.         Pengolahan Data Variabel X
Dalam data variable X, penerapan datanya menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, karena data ini bersifat kuantitatif artinya data yang berwujud angka dan selanjutnya dirubah menjadi data kualitatif yang berwujud kata-kata. Perubahan ini dilakukan untuk menginterpretasikan pendidikan karakter Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor terhadap sikap belajar siswa.
Data utama yang dideskripsikan meliputi data tentang pengaruh pendidikan karakter, dan akan ditampilkan dalam tabel berikut ini :

Tabel 4
Skor Pendidikan Karakter

No
Responden
Kelas
Skor Nilai
(Variavel X)
1
ABDUL LATIF
IV
60
2
ABDUL ROJAK
IV
60
3
AHMAD MURTADO
IV
60
4
DEDE HANDIKA
IV
60
5
FITRIYANI
IV
60
6
FITRIYANTI
IV
60

No
Responden
Kelas
Skor Nilai
(Variavel X)
7
ILMATUL FATONAH
IV
60
8
IRFAN FADILAH
IV
60
9
MIRA
IV
70
10
MUHAMMAD AJI MAULUDIN
IV
70
11
MUHAMMAD DARUS
IV
75
12
NURAENI
IV
75
13
NURLELAH
IV
75
14
NURUL IBAD
IV
75
15
REZA AULIYA RAHMAN
IV
75
16
MUHAMMAD ANJAYANI
V
75
17
MUHAMMAD FAHMI
V
75
18
MUHAMMAD FAHRI
V
75
19
MUHAMMAD HAELI
V
75
20
MUHAMMAD ZAELANI
V
75
21
MURNI CANIA
V
80
22
SILVI SAGITA PUTRI
V
80
23
SITI ARUROHMA
V
80
24
SITI KHOERUNNISA
V
80
25
SITI NURJAMILAH
V
80
26
ALFIANI
VI
80

No
Responden
Kelas
Skor Nilai
(Variavel X)
27
AYI NURAENI
VI
80
28
MUHAMMAD YUPIYULLAH
VI
80
29
MUHTADIN
VI
80
30
SITI RISMAWATI
VI
80
∑X
2170
Mean
72.33

Dari tabel diatas dapat diperoleh jumlah skor instrument tentang pendidikan karakter yaitu (∑X = 2170). Dan skor rata-rata instrument tentang pendidikan karakter yaitu (Mean = 2170/30) yaitu .72,33 Sedangkan skor tertingginya adalah 80 dan terendah 60.
2.         Pengolahan Data Variabel Y
Dalam data variable Y, penerapan datanya sama dengan pengolahan data pada variable X yaitu dengan menggunakan pendekatan penelitian desktiptif.
Data utama yang akan dideskripsikan meliputi data tentang sikap belajar siswa di MIS. Mathla’ul Anwar Citeras, dan akan dilampirkan pada table berikut :











Tabel 5
Skor Sikap Belajar Siswa

No
Responden
Kelas
Skor Nilai
(Variavel Y)
1
ABDUL LATIF
IV
65
2
ABDUL ROJAK
IV
65
3
AHMAD MURTADO
IV
65
4
DEDE HANDIKA
IV
65
5
FITRIYANI
IV
65
6
FITRIYANTI
IV
65
7
ILMATUL FATONAH
IV
65
8
IRFAN FADILAH
IV
70
9
MIRA
IV
70
10
MUHAMMAD AJI MAULUDIN
IV
70
11
MUHAMMAD DARUS
IV
70
12
NURAENI
IV
70
13
NURLELAH
IV
70
14
NURUL IBAD
IV
70
15
REZA AULIYA RAHMAN
IV
70
16
MUHAMMAD ANJAYANI
V
70
17
MUHAMMAD FAHMI
V
70
18
MUHAMMAD FAHRI
V
80
19
MUHAMMAD HAELI
V
80

No
Responden
Kelas
Skor Nilai
(Variavel Y)
20
MUHAMMAD ZAELANI
V
80
21
MURNI CANIA
V
80
22
SILVI SAGITA PUTRI
V
80
23
SITI ARUROHMA
V
80
24
SITI KHOERUNNISA
V
80
25
SITI NURJAMILAH
V
80
26
ALFIANI
VI
80
27
AYI NURAENI
VI
85
28
MUHAMMAD YUPIYULLAH
VI
85
29
MUHTADIN
VI
85
30
SITI RISMAWATI
VI
85
∑Y
2215
Mean
73, 83

Dari tabel diatas dapat diperoleh jumlah skor instrument tentang sikap Belajar siswa yaitu (∑Y = 2215). Dan skor rata-rata instrument tentang pendidikan karakter yaitu (Mean = 2215/30) yaitu 73,83. Sedangkan skor tertingginya adalah 85 dan terendah 65
Kemudian data-data tersebut selanjutnya akan dianalisis untuk mencari hubungan antara variable X dan variable Y, maka rumus yang digunakannya adalah rumus korelasi “product moment” yaitu :

n (Ã¥XY – (SX).(SY)
rxy  =
                           Ö {n(Ã¥X2) -  (Ã¥X)2}.{n (SY2) – (SY)2}


Selanjutnya penulis melakukan perhitungan untuk memperoleh rxy dengan terlebih dahulu menyiapkan tabel perhitungan uji korelasi antara pendidikan karakter dan sikap belajar siswa.

Tabel 6
Perhitungan Uji Korelasi Antara Pendidikan Karakter
dan Sikap Belajar Siswa

No
Responden
Kelas
X
Y
XY
1
ABDUL LATIF
IV
60
65
3600
4225
3900
2
ABDUL ROJAK
IV
60
65
3600
4225
3900
3
AHMAD .M
IV
60
65
3600
4225
3900
4
DEDE HANDIKA
IV
60
65
3600
4225
3900
5
FITRIYANI
IV
60
65
3600
4225
3900
6
FITRIYANTI
IV
60
65
3600
4225
3900
7
ILMATUL .F
IV
60
65
3600
4225
3900
8
IRFAN .F
IV
60
70
3600
4900
4200
9
MIRA
IV
70
70
4900
4900
4900
10
M. AJI .M
IV
70
70
4900
4900
4900
11
M. DARUS
IV
75
70
5625
4900
5250
12
NURAENI
IV
75
70
5625
4900
5250
13
NURLELAH
IV
75
70
5625
4900
5250
14
NURUL IBAD
IV
75
70
5625
4900
5250

No
Responden
Kelas
X
Y
XY
15
REZA AULIA .R
IV
75
70
5625
4900
5250
16
M.  ANJAYANI
V
75
70
5625
4900
5250
17
M. FAHMI
V
75
70
5625
4900
5250
18
MUHAMMAD FAHRI
V
75
80
5625
6400
6000
19
M. HAELI
V
75
80
5625
6400
6000
20
M. ZAELANI
V
75
80
5625
6400
6000
21
MURNI CANIA
V
80
80
6400
6400
6400
22
SILVI SAGITA .P
V
80
80
6400
6400
6400
23
SITI ARU. R
V
80
80
6400
6400
6400
24
S.KHOERUNISA
V
80
80
6400
6400
6400
25
S. NURJAMILAH
V
80
80
6400
6400
6400
26
ALFIANI
VI
80
80
6400
6400
6400
27
AYI NURAENI
VI
80
85
6400
7225
6800
28
M.YUPIYULLAH
VI
80
85
6400
7225
6800
29
MUHTADIN
VI
80
85
6400
7225
6800
30
S. RISMAWATI
VI
80
85
6400
7225
6800
2170
2215
158850
165075
161650

Dengan diketahuinya jumlah tersebut diatas, maka selanjutnya adalah memasukan angka kedalam rumus untuk mengetahui korelasinya, adalah sebagai berikut :

n (Ã¥XY – (SX).(SY)
rxy  =
                           Ö {n(Ã¥X2) -  (Ã¥X)2}.{n (SY2) – (SY)2}

30.161650 – (2170).(2215)
rxy  =
                           Ö {(30(158850) - (2170)2}.{30 (165075) – (2215)2}

4806550 – 4849500
rxy  =
                           Ö {4765500 -  4708900}.{4952250 – 4906225}


42950
rxy  =
                           Ö {56600}.46025}


42950
rxy  =
                           Ö 2605015000


42950
rxy  =
                           Ö 51039,3

           
rxy  =      0,84
                       
D.      Hasil Analisa  Data
Dari perhitungan rxy = 0,84 Angka indeks korelasi yang diperoleh tidak bertanda negatif, yang terletak antara 0,70 - 0,89. Berdasarkan pedoman korelasi “product moment” yang digunakan, maka dapat dikatakan bahwa antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi.
Dengan demikian, secara sederhana dapat diinterpretasikan bahwa terdapat hubungan atau pengaruh yang kuat atau tinggi antara pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa.

Tabel 7
INTERPRETASI DATA
HASIL PENELITIAN (Menurut Carl Pearson)

Besarnya rxy
(Product Moment)
DESKRIPSI INTERPRETASI 



0,00 - 0,19
Antara Variabel X dan Y memang terdapat korelasi (hubungan), akan tetapi hubungan itu sangat rendah, sehingga korelasi itu diabaikan (dianggap tidak ada korelasi) 

  

0,20 - 0,39
Antara Variabel X dan Y memang terdapat korelasi yang lemah atau rendah 



0,40 - 0,69
 Antara Variabel X dan Y memang terdapat korelasi yang sedang atau cukup

  

0,70 - 0,89
Antara Variabel X dan Y memang terdapat korelasi yang kuat atau tinggi 

  

0,90 - 1,00
Antara Variabel X dan Y memang terdapat korelasi yang sangat kuat atau sangat tinggi 


Untuk menginterpretasikan data dengan menggunakan data table “r” product moment, tahap pertama penulis lakukan adalah merumuskan hipotesa. Adapun rumusan hipotesanya adalah :
Ha :        Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter dengan sikap belajar siswa di MI. Mathla’ula Anwar Citeras
Ho :       Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter dengan sikap belajar siswa di MI. Mathla’ula Anwar Citeras
Untuk menguji hipotesa yang diajukan, maka penulis membandingkan besarnya “r” yang telah diperoleh dalam proses perhitungan “r” observasi (ro) dengan besarnya “r” yang tercantum dalam table product moment (rt). Nilai kritikal dicari dengan menggunakan derajat kebebasan yaitu N-1 atau 30-1=29, rt pada tarap signifikansi 5%= 0,349 dan rt pada taraf signifikansi 1%= 0,449
Melihat besarnya “ro” yang diperoleh adalah 0,84 sedangkan “rt” masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 Dengan demikian ternyata “rxy” atau “ro” pada taraf signifikansi 1 % lebih besar dari “rt” atau
Pada taraf signifikansi 5%           0,84.> 0,349
Pada taraf signifikansi 1%           0,84.> 0,449
Dengan demikian, pada taraf signifikansi 5% dan 1% Ha diterima dan Ho ditolak.
Ho ditolak
Berdasarkan hasil analisa diatas dapat disimpulkan banwa antara pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa  terdapat pengaruh yang signifikan dan korelasi yang kuat atau tinggi. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel X dalam prosentase, maka digunakan rumus coefficient of determination penentu, dengan rumus sebagai berikut :
KD           =  r2 x 100 %
r                =  0,84
r2                   =  0, 70
KD           =  0,70X 100 %
KD           =  70 %

E.       Pembahasan Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari Pendidikan Karakter terhadap Sikap Belajar Siswa di MIS. Mathla’ul Anwar Citeras. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya sumbangan Pendidikan Karakter terhadap Sikap Belajar yang cukup nyata.
Dari hasil perhitungan, analisa dan interpretasi data dapat diketahui adanya korelasi yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter terhadap Sikap Belajar Siswa. Hal ini dapat diketahui melalui kesimpulan dari hipotesa diatas bahwa makin tinggi skor variabel Pendidikan Karakter akan diikuti pula dengan tingginya skor Sikap Belajar Siswa. Hal ini juga menunjukan bahwa makin tinggi Pendidikan Karakter akan semakin tinggi pula Sikap Belajar Siswa.
Dari hasil perhitungan pengolahan data yang didapat di lapangan maka terbukti bahwa Hipotesa Alternatif (Ha) dapat dibuktikan, dengan demikian maka secara jelas dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara Pendidikan Karakter di MIS. Mathla’ul Anwar Citeras.dengan Sikap Belajar Siswa.







BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A.      Kesimpulan
Setelah melakukan berbagai penelitian, baik penelitian kepustakaan maupun penelitian di lapangan mengenai pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa kelas IV, V dan VI Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, berdasarkan tujuan dari penelitian sesuai dengan perumusan masalah, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
Pendidikan karakter Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, cukup baik. Hal ini terlihat dari jumlah skor instrument tentang pendidikan karakter yaitu (∑X = 2170). Dan skor rata-rata yaitu (Mean = 2170/30) yaitu .72,33. Sedangkan skor tertingginya adalah 80 dan terendah 60.
Sikap belajar siswa kelas IV, V dan VI Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, sangat baik. Hal ini terlihat dari jumlah skor instrument tentang sikap belajar siswa  yaitu (∑Y = 2215). Dan skor rata-rata instrument tentang pendidikan karakter yaitu (Mean = 2215/30) yaitu 73,83. Sedangkan skor tertingginya adalah 85 dan terendah 65.
Terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa. Besar pengaruh antara kedua variable tersebut adalah (“r”) 0, 84 berada diantara 0,70 - 0,89 berarti ada pengaruh atau korelasi antara variable X (Pendidikan Karakter) terhadap variable Y (Sikap Belajar Siswa) yang kuat atau tinggi. Jika dikonsultasikan dengan “r” table product moment “r” table sebesar 0,349 dan 0,449 pada taraf signifikan 5% dan 1%. Hal ini membuktikan bahwa “r” hitung lebih besar dari “r” tabel, sehingga Ha (Hipotesis Alternatif) diterima dan  Ho (Hipotesis Nol) ditolak.
Besarnya pengaruh variabel pendidikan karakter terhadap variabel sikap belajar siswa adalah sebesar 70%, sisanya sebesar 30% sikap belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini menunjukkan makin besar pendidikan karakter maka akan diikuti oleh makin besar pula sikap belajar siswa.
B.       Saran saran
Berdasarkan pengamatan penulis dalam melaksanakan penelitian ini, penulis ingin menyampaikan saran-saran sebagai berikut :
1.         Bagi guru, khususnya guru bidang studi Pendidikan agama Islam agar lebih meningkatkan kualitas pembelajaran agar hasil yang dicapai dapat lebih maksimal.
2.         Bagi anak didik diharapkan dapat belajar lebih aktif lagi dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari atau dengan kata lain pembuatan akhlak mulia tidak terbatas, ketika mereka berada di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah.
3.         Bagi pengelola sekolah harus bisa mengarahkan siswanya dalam menanamkan pendidikan karakter secara baik dan benar walaupun keberadaan mereka disekolah hanya beberapa jam saja, seluruh komponen sekolah harus menciptakan lingkungan islami, yakni lingkungan yang merealisasikan nilai-nilai Al-qur’an dan sunah Nabi Muhammad saw.
4.         Bagi orang tua hendaknya jangan menyerahkan anaknya begitu saja kepada pihak sekolah, sebab setelah mereka pulang kerumah masing-masing maka tanggung jawab mendidik dan mengarahkan anak-anak untuk berakhlak mulia terhadap semua manusia menjadi kewajiban orang tua.
Demikian kesimpulan dan saran yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya.

rumus dan hitunganna ada d proposal ne wir, ok