BAB IV
HASIL
PENELITIAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1.
Sejarah
Singkat
Madrasah Ibtidaiyah
Mathla’ul Anwar Citeras terletak di Jl. Bedeng-Jambu Kampung Citeras Desa
Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Merupakan sebuah lembaga pendidikan
formal yang didirikan atas prakarsa seorang tokoh masyarakat di kampung Citeras
yakni adalah M. Mukri bersama tokoh-tokoh masyarakat Desa
Leuwibatu. Beliau mendirikan madrasah tersebut dengan tujuan menyebarkan syi’ar
Islam dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dalam penguasaan
ilmu pengetahuan agama dan teknologi yang didasari atas keimanan dan ketakwaan
kepada Allah SWT.
Pada tahun 1967 didirikanlah Madrasah
Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras diatas
sebidang tanah wakaf seluas 368 m2 dengan Surat Izin Mendirikan Madrasah
Ibtidaiyah/Izin Operasional/Piagam (sementara) Pengakuan Wajib Belajar Nomor :
059 Sek/H.8/72 Tanggal 02 April 1957
Kemudian pada tahun
1991 Madrasah
Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan Piagam Madrasah Ibtidaiyah Nomor
: W.i/PP.004/1894/1991 Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Departemen
Agama Provinsi Jawa Barat Nomor : W.i/HK.008/392/1991 tanggal 01 Mei 1991,
Nomor Register : 01/05/224
Pada tahun 1998 Madrasah Ibtidaiyah
Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan Piagam Jenjang Akreditasi “DIAKUI” Madrasah
Ibtidaiyah Swasta Berdasarkan Keputusan Kepala Kantor Departemen Agama
Kabupaten Bogor Nomor : MI.10/1/PP.03.2/84/98 tanggal 07 November 1998
Kemudian pada tahun 2006 Madrasah
Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras mendapatkan kesempatan untuk mengikuti
akreditasi sekolah/madrasah yang diadakan oleh badan Akreditasi Nasional (BAN)
dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan Departemen Agama Kabupaten Bogor
Cq. Kasi Mapenda selaku Unit Pelaksana Akreditas (UPA),hal ini dilaksanakan
untuk mendapatkan legalitas kelembagaan dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar, dan hasilnya bernilai C dengan nomor akreditas
C/Kw.10.4/4/MI./03/363/2006 pada tanggal 30 Oktober 2006
2.
Komponen Sekolah
a.
Visi dan Misi Madrasah
1)
Visi
Terwujudnya manusia yang taat beribadah kepada Allah
S.W.T, rukun, ceroah dan berakhlaqul karimah.
2)
Misi
a) Meningkatkan kualitas beribadah kepada Allah S.W.T.
b) Meningkatkan kualitas kerukunan beribadah kepada
Allah S.W.T.
c) Meningkapkan kualitas pendidikan Agama dan keagamaan
di
Madrasah.
d) Meningkatkan kualitas dalam berakhlakul karimah.
e) Mewujudkan tata kelola kepeminpinan di Madrasah yang
bersih
dan berwibawa.
b.
Profil Madrasah
Tabel 1
Profil Madrasah
Nama
Madarasah
|
MIS.
Mathla’ul Anwar
|
Nomor
Statistik Madrasah
|
111.2.32.01.0299
|
Akreditasi
Madrasah
|
C/Kw.10.4/4/MI./03/363/2006
|
NPWP
|
02.486.540.4-434.009
|
Nama
Kepala
|
MOH.
LOMRI, S.Pd.I
|
Nomor
Telp. HP
|
0856 8100
871
|
Nama
Yayasan
|
Perguruan
Mathla’ul Anwar
|
Alamat
Yayasan
|
Jalan
Pemuda Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor
|
Telp.
Yayasan
|
(0251)
627876
|
No. Akte
Pendirian Yayasan
|
C-1934.HT.01.02
TH. 2005
|
Kepemilikan
Tanah
|
Yayasan
|
Luas
Bangunan
|
204 m2
|
Alamat
|
Kp.
Citeras RT.01/06 Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor
|
c.
Susunan
Kepengurusan MIS. Mathla’ul Anwar Citeras
Susunan
Kepengurusan MIS. Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin
Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :
Ketua Yayasan : Drs. KH. Moch. Sarnata
Penasehat Madrasah : H. Adis Sudrajat
Pembina Madrasah : Waspendais Kecamatan Rumpin
Komite Madrasah : M.
Musa
Kepala Madrasah : Moh.
Lomri, S.Pd.I
Bendahara Madrasah :
Anita
PKM Kurikulum : Erwin
Sudrajat
PKM Kesiswaan : Dede
Ubaidillah
PKM Sarana Prasarana : Abdul
Latif
PKM Humas : Nahyadi
Dewan Guru
d.
Kurikulum
Madrasah
Kurikiulum yang
digunakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu
Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Berkarakter Tahun 2011 yang dimodifikasi
dengan Kurikulum Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren (Pekapontren)
seperti muatan local kitab kuning dan lain-lain.
e.
Keadaan
Personalia Madrasah
Personalia Madrasah
Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten
Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagi berikut :
Tabel 2
Keadaan Personalia Madrasah
Nama Guru
|
Pendidikan
|
Tugas Mengajar
|
Moh. Lomri,
S.Pd.I
|
S.1
|
Akidah
Akhlak III-VI
|
Abdul Latif
|
SLTA
|
Guru
Kelas V
|
Anita
|
SLTA
|
Guru
Kelas II
|
Dede
Ubaidillah
|
SLTA
|
Guru
Kelas VI
|
Erwin Sudrajat
|
SLTA
|
Guru
Kelas III
|
Maryani
|
SLTA
|
Guru
Kelas I
|
Nahyadi
|
SLTA
|
Guru
Kelas IV
|
f.
Keadaan Siswa
Madrasah
Keadaan siswa
Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin
Kabupaten Bogor Tahun pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut :
Tabel 3
Keadaan Siswa Madrasah
Kelas
|
Jenis Kelamin
|
Jumlah
|
|
L
|
P
|
||
I
|
17
|
11
|
28
|
II
|
28
|
23
|
51
|
III
|
6
|
14
|
20
|
IV
|
7
|
8
|
15
|
V
|
11
|
8
|
19
|
VI
|
4
|
4
|
8
|
Jumlah
|
73
|
68
|
141
|
B.
Proses Pengolahan Data
Pada bab IV yang
merupakan inti dari skripsi ini diuraikan tentang pengaruh pendidikan karakter
terhadap sikap belajar siswa . untuk menguraikannya penulis berusaha
menyimpulkan data dengan cara :
1.
Wawancara / Interview
Teknik wawancara / Interview
yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan mengadakan komunikasi langsung
dengan objek yang akan diteliti, dalam hal ini adalah siswa Madrasah Ibtidaiyah
Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Tahun
pelajaran 2012/2013.
2.
Observasi
Observasi yang
dilakukan peneliti adalah dengan cara mengamati dan mengmpulkan serta mencatat
data secara sistematis terhadap gejala-gejala yang ada pada objek penelitian.
Adapun yang menjadi sasaran observasi ini adalah sekolah MIS. Mathla’ul Anwar
Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.
3.
Pemberian Angket
Angket yang
diberikan berupa sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh objek yang
diteliti. Pertanyaan ini ditujukan kepada siswa, dengan masalah pokok meliputi
tentang pendidikan karakter dan factor yang dapat mempengaruhinya terhadap
sikap belajar siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam angket
penulis menyajikan bentuk pertanyaan yang didalamnya sudah disediakan jawaban untuk dipilih atau
disediakan tempat untuk menjawab pertanyaan. Angket yang digunakan adalah
sejenis angket tertutup karena dipandang dari cara menjawabnya, sehingga
responden hanya tinggal memilih jawabannya (angket terlampir). Dengan cara ini
harapannya adalah akan diperoleh data yang valid dan dapat dipertanggung
jawabkan.
Selanjutnya
penulis menentukan skor angket. Karena angket merupakan data kualitatif yang
harus menjadi data kuantitatif, dalam hal ini penulis menggunakan skor
penilaian skala sikap sebagai berikut :
a.
Sangat
setuju = 5
b.
Setuju = 4
c.
Kurang
setuju =
3
d.
Tidak
setuju = 2
e.
Sangat
tidak setuju = 1
C.
Pelaksanaan Pengolahan Data
Setelah data yang
diperoleh terkumpul, kemudian penulis menganalisa data-data tersebut. Adapun pengolahan
data atau analisa data, penulis membaginya menjadi dua bagian, yaitu :
1.
Pengolahan Data
Variabel X
Dalam data variable
X, penerapan datanya menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, karena data
ini bersifat kuantitatif artinya data yang berwujud angka dan selanjutnya
dirubah menjadi data kualitatif yang berwujud kata-kata. Perubahan ini
dilakukan untuk menginterpretasikan pendidikan karakter Madrasah Ibtidaiyah
Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor terhadap
sikap belajar siswa.
Data utama yang
dideskripsikan meliputi data tentang pengaruh pendidikan karakter, dan akan
ditampilkan dalam tabel berikut ini :
Tabel 4
Skor Pendidikan Karakter
No
|
Responden
|
Kelas
|
Skor Nilai
(Variavel X)
|
1
|
ABDUL LATIF
|
IV
|
60
|
2
|
ABDUL ROJAK
|
IV
|
60
|
3
|
AHMAD MURTADO
|
IV
|
60
|
4
|
DEDE HANDIKA
|
IV
|
60
|
5
|
FITRIYANI
|
IV
|
60
|
6
|
FITRIYANTI
|
IV
|
60
|
No
|
Responden
|
Kelas
|
Skor Nilai
(Variavel X)
|
7
|
ILMATUL FATONAH
|
IV
|
60
|
8
|
IRFAN FADILAH
|
IV
|
60
|
9
|
MIRA
|
IV
|
70
|
10
|
MUHAMMAD AJI MAULUDIN
|
IV
|
70
|
11
|
MUHAMMAD DARUS
|
IV
|
75
|
12
|
NURAENI
|
IV
|
75
|
13
|
NURLELAH
|
IV
|
75
|
14
|
NURUL IBAD
|
IV
|
75
|
15
|
REZA AULIYA RAHMAN
|
IV
|
75
|
16
|
MUHAMMAD ANJAYANI
|
V
|
75
|
17
|
MUHAMMAD FAHMI
|
V
|
75
|
18
|
MUHAMMAD FAHRI
|
V
|
75
|
19
|
MUHAMMAD HAELI
|
V
|
75
|
20
|
MUHAMMAD ZAELANI
|
V
|
75
|
21
|
MURNI CANIA
|
V
|
80
|
22
|
SILVI SAGITA PUTRI
|
V
|
80
|
23
|
SITI ARUROHMA
|
V
|
80
|
24
|
SITI KHOERUNNISA
|
V
|
80
|
25
|
SITI NURJAMILAH
|
V
|
80
|
26
|
ALFIANI
|
VI
|
80
|
No
|
Responden
|
Kelas
|
Skor Nilai
(Variavel X)
|
27
|
AYI NURAENI
|
VI
|
80
|
28
|
MUHAMMAD YUPIYULLAH
|
VI
|
80
|
29
|
MUHTADIN
|
VI
|
80
|
30
|
SITI RISMAWATI
|
VI
|
80
|
∑X
|
2170
|
||
Mean
|
72.33
|
||
Dari tabel diatas
dapat diperoleh jumlah skor instrument tentang pendidikan karakter yaitu (∑X = 2170).
Dan skor rata-rata instrument tentang pendidikan karakter yaitu (Mean = 2170/30)
yaitu .72,33 Sedangkan skor tertingginya adalah 80 dan terendah 60.
2.
Pengolahan Data
Variabel Y
Dalam data variable
Y, penerapan datanya sama dengan pengolahan data pada variable X yaitu dengan
menggunakan pendekatan penelitian desktiptif.
Data utama yang
akan dideskripsikan meliputi data tentang sikap belajar siswa di MIS. Mathla’ul
Anwar Citeras, dan akan dilampirkan pada table berikut :
Tabel 5
Skor Sikap Belajar Siswa
No
|
Responden
|
Kelas
|
Skor Nilai
(Variavel Y)
|
1
|
ABDUL LATIF
|
IV
|
65
|
2
|
ABDUL ROJAK
|
IV
|
65
|
3
|
AHMAD MURTADO
|
IV
|
65
|
4
|
DEDE HANDIKA
|
IV
|
65
|
5
|
FITRIYANI
|
IV
|
65
|
6
|
FITRIYANTI
|
IV
|
65
|
7
|
ILMATUL FATONAH
|
IV
|
65
|
8
|
IRFAN FADILAH
|
IV
|
70
|
9
|
MIRA
|
IV
|
70
|
10
|
MUHAMMAD AJI MAULUDIN
|
IV
|
70
|
11
|
MUHAMMAD DARUS
|
IV
|
70
|
12
|
NURAENI
|
IV
|
70
|
13
|
NURLELAH
|
IV
|
70
|
14
|
NURUL IBAD
|
IV
|
70
|
15
|
REZA AULIYA RAHMAN
|
IV
|
70
|
16
|
MUHAMMAD ANJAYANI
|
V
|
70
|
17
|
MUHAMMAD FAHMI
|
V
|
70
|
18
|
MUHAMMAD FAHRI
|
V
|
80
|
19
|
MUHAMMAD HAELI
|
V
|
80
|
No
|
Responden
|
Kelas
|
Skor Nilai
(Variavel Y)
|
20
|
MUHAMMAD ZAELANI
|
V
|
80
|
21
|
MURNI CANIA
|
V
|
80
|
22
|
SILVI SAGITA PUTRI
|
V
|
80
|
23
|
SITI ARUROHMA
|
V
|
80
|
24
|
SITI KHOERUNNISA
|
V
|
80
|
25
|
SITI NURJAMILAH
|
V
|
80
|
26
|
ALFIANI
|
VI
|
80
|
27
|
AYI NURAENI
|
VI
|
85
|
28
|
MUHAMMAD YUPIYULLAH
|
VI
|
85
|
29
|
MUHTADIN
|
VI
|
85
|
30
|
SITI RISMAWATI
|
VI
|
85
|
∑Y
|
2215
|
||
Mean
|
73, 83
|
||
Dari tabel diatas
dapat diperoleh jumlah skor instrument tentang sikap Belajar siswa yaitu (∑Y = 2215).
Dan skor rata-rata instrument tentang pendidikan karakter yaitu (Mean = 2215/30)
yaitu 73,83. Sedangkan skor tertingginya adalah 85 dan terendah 65
Kemudian data-data
tersebut selanjutnya akan dianalisis untuk mencari hubungan antara variable X
dan variable Y, maka rumus yang digunakannya adalah rumus korelasi “product
moment” yaitu :
n (Ã¥XY – (SX).(SY)
rxy =
Ö {n(åX2)
- (Ã¥X)2}.{n (SY2) – (SY)2}
Selanjutnya penulis melakukan perhitungan untuk memperoleh rxy
dengan terlebih dahulu menyiapkan tabel perhitungan uji korelasi antara
pendidikan karakter dan sikap belajar siswa.
Tabel 6
Perhitungan Uji Korelasi Antara Pendidikan Karakter
dan Sikap Belajar Siswa
No
|
Responden
|
Kelas
|
X
|
Y
|
X²
|
Y²
|
XY
|
1
|
ABDUL LATIF
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
2
|
ABDUL ROJAK
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
3
|
AHMAD .M
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
4
|
DEDE HANDIKA
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
5
|
FITRIYANI
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
6
|
FITRIYANTI
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
7
|
ILMATUL .F
|
IV
|
60
|
65
|
3600
|
4225
|
3900
|
8
|
IRFAN .F
|
IV
|
60
|
70
|
3600
|
4900
|
4200
|
9
|
MIRA
|
IV
|
70
|
70
|
4900
|
4900
|
4900
|
10
|
M. AJI .M
|
IV
|
70
|
70
|
4900
|
4900
|
4900
|
11
|
M. DARUS
|
IV
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
12
|
NURAENI
|
IV
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
13
|
NURLELAH
|
IV
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
14
|
NURUL IBAD
|
IV
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
No
|
Responden
|
Kelas
|
X
|
Y
|
X²
|
Y²
|
XY
|
15
|
REZA AULIA .R
|
IV
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
16
|
M. ANJAYANI
|
V
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
17
|
M. FAHMI
|
V
|
75
|
70
|
5625
|
4900
|
5250
|
18
|
MUHAMMAD FAHRI
|
V
|
75
|
80
|
5625
|
6400
|
6000
|
19
|
M. HAELI
|
V
|
75
|
80
|
5625
|
6400
|
6000
|
20
|
M. ZAELANI
|
V
|
75
|
80
|
5625
|
6400
|
6000
|
21
|
MURNI CANIA
|
V
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
22
|
SILVI SAGITA .P
|
V
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
23
|
SITI ARU. R
|
V
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
24
|
S.KHOERUNISA
|
V
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
25
|
S. NURJAMILAH
|
V
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
26
|
ALFIANI
|
VI
|
80
|
80
|
6400
|
6400
|
6400
|
27
|
AYI NURAENI
|
VI
|
80
|
85
|
6400
|
7225
|
6800
|
28
|
M.YUPIYULLAH
|
VI
|
80
|
85
|
6400
|
7225
|
6800
|
29
|
MUHTADIN
|
VI
|
80
|
85
|
6400
|
7225
|
6800
|
30
|
S. RISMAWATI
|
VI
|
80
|
85
|
6400
|
7225
|
6800
|
∑
|
2170
|
2215
|
158850
|
165075
|
161650
|
||
Dengan
diketahuinya jumlah tersebut diatas, maka selanjutnya adalah memasukan angka
kedalam rumus untuk mengetahui korelasinya, adalah sebagai berikut :
n (Ã¥XY – (SX).(SY)
rxy =
Ö {n(Ã¥X2) - (Ã¥X)2}.{n (SY2) – (SY)2}
30.161650 – (2170).(2215)
rxy =
Ö {(30(158850) -
(2170)2}.{30 (165075) – (2215)2}
4806550 – 4849500
rxy =
Ö {4765500 -
4708900}.{4952250 – 4906225}
42950
rxy =
Ö {56600}.46025}
42950
rxy =
Ö 2605015000
42950
rxy =
Ö 51039,3
rxy = 0,84
D. Hasil
Analisa Data
Dari perhitungan rxy
= 0,84 Angka indeks korelasi yang diperoleh tidak bertanda negatif, yang
terletak antara 0,70 - 0,89.
Berdasarkan pedoman korelasi “product
moment” yang digunakan, maka dapat dikatakan bahwa antara variabel X dan
variabel Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi.
Dengan demikian, secara sederhana dapat diinterpretasikan
bahwa terdapat hubungan atau pengaruh yang kuat atau tinggi antara pendidikan karakter
terhadap sikap belajar siswa.
Tabel 7
INTERPRETASI DATA
HASIL PENELITIAN (Menurut Carl Pearson)
Besarnya rxy
(Product Moment)
|
DESKRIPSI INTERPRETASI
|
|
0,00 - 0,19
|
Antara Variabel X dan Y memang terdapat
korelasi (hubungan), akan tetapi hubungan itu sangat rendah, sehingga
korelasi itu diabaikan (dianggap tidak ada korelasi)
|
|
0,20 - 0,39
|
Antara Variabel X dan Y memang terdapat
korelasi yang lemah atau rendah
|
|
0,40 - 0,69
|
Antara Variabel X dan Y memang terdapat
korelasi yang sedang atau cukup
|
|
0,70 - 0,89
|
Antara Variabel X dan Y memang terdapat
korelasi yang kuat atau tinggi
|
|
0,90 - 1,00
|
Antara Variabel X dan Y memang terdapat
korelasi yang sangat kuat atau sangat tinggi
|
|
Untuk
menginterpretasikan data dengan menggunakan data table “r” product
moment, tahap pertama
penulis lakukan adalah merumuskan hipotesa. Adapun rumusan hipotesanya adalah :
Ha : Terdapat pengaruh yang signifikan antara
pendidikan karakter dengan sikap belajar siswa di MI. Mathla’ula Anwar Citeras
Ho : Tidak terdapat pengaruh yang signifikan
antara pendidikan karakter dengan sikap belajar siswa di MI. Mathla’ula Anwar
Citeras
Untuk
menguji hipotesa yang diajukan, maka penulis membandingkan besarnya “r” yang
telah diperoleh dalam proses perhitungan “r” observasi (ro) dengan besarnya “r”
yang tercantum dalam table product
moment (rt). Nilai kritikal dicari dengan menggunakan derajat kebebasan yaitu
N-1 atau 30-1=29, rt pada tarap signifikansi 5%= 0,349 dan rt pada taraf
signifikansi 1%= 0,449
Melihat besarnya “ro” yang diperoleh adalah 0,84
sedangkan “rt” masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 Dengan demikian ternyata “rxy” atau “ro” pada taraf
signifikansi 1 % lebih besar dari “rt” atau
Pada taraf signifikansi 5% 0,84.> 0,349
Pada taraf signifikansi 1% 0,84.> 0,449
Dengan
demikian, pada taraf signifikansi 5%
dan 1% Ha diterima dan Ho ditolak.
Ho
ditolak
Berdasarkan hasil analisa diatas dapat disimpulkan banwa
antara pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa terdapat pengaruh yang signifikan dan
korelasi yang kuat atau tinggi. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi
variabel X dalam prosentase, maka digunakan rumus coefficient of determination penentu, dengan rumus sebagai berikut
:
KD =
r2 x 100 %
r = 0,84
r2 = 0, 70
KD =
0,70X 100 %
KD =
70 %
E. Pembahasan
Hasil Penelitian
Dari
hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari Pendidikan Karakter terhadap Sikap Belajar Siswa di MIS. Mathla’ul Anwar Citeras. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya sumbangan Pendidikan
Karakter terhadap Sikap
Belajar yang cukup nyata.
Dari
hasil perhitungan, analisa dan interpretasi data dapat diketahui adanya
korelasi yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter terhadap Sikap
Belajar Siswa. Hal ini
dapat diketahui melalui kesimpulan dari hipotesa diatas bahwa makin tinggi skor
variabel Pendidikan Karakter akan diikuti pula dengan tingginya skor Sikap
Belajar Siswa. Hal ini
juga menunjukan bahwa makin tinggi Pendidikan Karakter akan semakin tinggi pula Sikap
Belajar Siswa.
Dari
hasil perhitungan pengolahan data yang didapat di lapangan maka terbukti bahwa
Hipotesa Alternatif (Ha) dapat dibuktikan, dengan demikian maka secara jelas
dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan
antara Pendidikan
Karakter di MIS.
Mathla’ul Anwar Citeras.dengan
Sikap
Belajar Siswa.
BAB V
KESIMPULAN
DAN SARAN
A.
Kesimpulan
Setelah
melakukan berbagai penelitian, baik penelitian kepustakaan maupun penelitian di
lapangan mengenai pendidikan karakter terhadap sikap belajar siswa kelas IV, V
dan VI Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan
Rumpin Kabupaten Bogor, berdasarkan tujuan dari penelitian sesuai dengan
perumusan masalah, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
Pendidikan
karakter Madrasah Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan
Rumpin Kabupaten Bogor, cukup baik. Hal ini terlihat dari jumlah skor
instrument tentang pendidikan karakter yaitu (∑X = 2170). Dan skor rata-rata yaitu (Mean = 2170/30) yaitu .72,33.
Sedangkan skor tertingginya adalah 80 dan terendah 60.
Sikap belajar
siswa kelas IV, V dan VI Madrasah
Ibtidaiyah Mathla’ul Anwar Citeras Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten
Bogor, sangat baik. Hal ini terlihat dari jumlah skor instrument tentang sikap
belajar siswa yaitu (∑Y = 2215). Dan skor rata-rata instrument tentang
pendidikan karakter yaitu (Mean = 2215/30) yaitu 73,83. Sedangkan skor
tertingginya adalah 85 dan terendah 65.
Terdapat
pengaruh yang signifikan antara pendidikan karakter terhadap sikap belajar
siswa. Besar pengaruh antara kedua variable tersebut adalah (“r”) 0, 84 berada
diantara 0,70
- 0,89 berarti ada pengaruh atau korelasi antara variable X (Pendidikan
Karakter) terhadap variable Y (Sikap Belajar Siswa) yang kuat atau tinggi. Jika
dikonsultasikan dengan “r” table product moment “r” table sebesar 0,349 dan 0,449 pada taraf signifikan 5% dan 1%. Hal ini
membuktikan bahwa “r” hitung lebih besar dari “r” tabel, sehingga Ha
(Hipotesis Alternatif) diterima dan Ho
(Hipotesis Nol) ditolak.
Besarnya pengaruh variabel pendidikan
karakter terhadap variabel sikap belajar siswa adalah sebesar 70%, sisanya
sebesar 30% sikap belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini
menunjukkan makin besar pendidikan karakter maka akan diikuti oleh makin besar
pula sikap belajar siswa.
B.
Saran saran
Berdasarkan
pengamatan penulis dalam melaksanakan penelitian ini, penulis ingin
menyampaikan saran-saran sebagai berikut :
1.
Bagi guru,
khususnya guru bidang studi Pendidikan agama Islam agar lebih meningkatkan
kualitas pembelajaran agar hasil yang dicapai dapat lebih maksimal.
2.
Bagi anak didik
diharapkan dapat belajar lebih aktif lagi dan berakhlak mulia dalam kehidupan
sehari-hari atau dengan kata lain pembuatan akhlak mulia tidak terbatas, ketika
mereka berada di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah.
3.
Bagi pengelola
sekolah harus bisa mengarahkan siswanya dalam menanamkan pendidikan karakter
secara baik dan benar walaupun keberadaan mereka disekolah hanya beberapa jam
saja, seluruh komponen sekolah harus menciptakan lingkungan islami, yakni
lingkungan yang merealisasikan nilai-nilai Al-qur’an dan sunah Nabi Muhammad
saw.
4.
Bagi orang tua
hendaknya jangan menyerahkan anaknya begitu saja kepada pihak sekolah, sebab
setelah mereka pulang kerumah masing-masing maka tanggung jawab mendidik dan
mengarahkan anak-anak untuk berakhlak mulia terhadap semua manusia menjadi
kewajiban orang tua.
Demikian
kesimpulan dan saran yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat bagi penulis
khususnya dan bagi pembaca umumnya.
rumus dan hitunganna ada d proposal ne wir, ok